Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali mengukuhkan posisinya di panggung regional dengan meraih penghargaan Terbaik Ke-2 dalam Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan APBD Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tertinggi se-Jawa Timur. Penghargaan prestisius dari Gubernur Jawa Timur tersebut diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam prosesi pembukaan Expo Konstruksi Jatim 2026 di Exhibition Hall Grand City, Surabaya. Apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang disampaikan melalui Wakil Gubernur Emil Dardak menegaskan bahwa Bojonegoro dinilai sangat konsisten dalam mengawal program kerakyatan. Kebijakan politik anggaran yang berpihak pada pembenahan rumah tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi poin utama yang membawa kabupaten ini meraih predikat superior di tingkat provinsi. Kehadiran Bupati Setyo Wahono secara langsung di lokasi acara menjadi simbol kuat mengenai fokus kerja pemerintah daerah. Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro secara terukur terus diarahkan untuk mengoptimalkan proyek infrastruktur sosial yang menyentuh aspek kesejahteraan mendasar secara instan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti empiris keseriusan pemda dalam melakukan intervensi kemiskinan ekstrem lewat sektor permukiman yang sehat dan aman. Melalui pencapaian ini, Pemkab Bojonegoro tidak lantas menurunkan ritme kerja. Tata kelola dan sistem penganggaran daerah akan terus ditingkatkan mutunya agar perluasan program RTLH di masa mendatang berjalan lebih masif, memiliki akurasi sasaran yang tinggi, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan hunian layak tanpa ada yang terlewat.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
29 % |
Puas
14 % |
Cukup Puas
43 % |
Tidak Puas
14 % |