Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP Cipta Karya) Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menghadirkan layanan infrastruktur air bersih yang handal dan berkelanjutan bagi masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke wilayah rawan kekeringan di Kecamatan Baureno bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/7/2026). Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, didampingi jajaran Dinas PKP Cipta Karya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Muspika Baureno. Peninjauan yang menyasar tiga desa terdampak ini dilakukan guna merespons cepat laporan masyarakat terkait kesulitan air bersih yang menimpa sedikitnya 92 warga setempat akibat dampak musim kemarau.

Bagi Dinas PKP Cipta Karya, kegiatan peninjauan ini tidak sekadar untuk menginventarisasi dampak kekeringan, melainkan menjadi pijakan teknis penting dalam merencanakan dan mewujudkan pengembangan fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang presisi dan tepat sasaran. Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dari penanganan darurat menjadi penanganan berbasis infrastruktur yang berkelanjutan. Guna merealisasikan komitmen tersebut, Dinas PKP Cipta Karya mengambil peran krusial sebagai instansi pelaksana pembangunan fisik dan pengembang sistem jaringan air bersih. Melalui evaluasi kondisi geologis serta infrastruktur eksisting di Kecamatan Baureno, Dinas PKP Cipta Karya akan menyusun pemetaan teknis untuk optimalisasi maupun pembangunan unit PAMSIMAS baru di titik-titik krusial.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar program kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur ini berjalan efektif. Wakil Bupati menambahkan bahwa kolaborasi antarperangkat daerah menjadi fondasi utama penanganan bencana kekeringan. Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas PKP Cipta Karya akan segera mengintegrasikan hasil temuan lapangan ke dalam perencanaan program kerja teknis. Dengan hadirnya jaringan PAMSIMAS yang tangguh, diharapkan ketergantungan masyarakat Baureno terhadap bantuan droping air bersih dapat teratasi secara bertahap, sekaligus mewujudkan ketahanan air bersih yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.


By Admin
Dibuat tanggal 04-08-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
29 %
Puas
14 %
Cukup Puas
43 %
Tidak Puas
14 %